<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Website SMAN 5</title>
	<atom:link href="https://sman5samarinda.sch.id/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://sman5samarinda.sch.id</link>
	<description>Samarinda</description>
	<lastBuildDate>Mon, 06 May 2024 09:52:42 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://sman5samarinda.sch.id/wp-content/uploads/2024/03/cropped-Logo-web-smala-1-e1710046123564-32x32.png</url>
	<title>Website SMAN 5</title>
	<link>https://sman5samarinda.sch.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>PENGUMUMAN KELULUSAN KELAS XII TAHUN AJARAN 2023/2024</title>
		<link>https://sman5samarinda.sch.id/pengumuman-kelulusan-kelas-xii-tahun-ajaran-2023-2024/</link>
					<comments>https://sman5samarinda.sch.id/pengumuman-kelulusan-kelas-xii-tahun-ajaran-2023-2024/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Nayya]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 06 May 2024 01:54:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Umum]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sman5samarinda.sch.id/?p=11953</guid>

					<description><![CDATA[PENGUMUMAN KELULUSAN Assalamualaikum wr wb Kepada seluruh siswa-siswi kelas XII MIPA &#38; IPS Salam sehat dan sejahtera untuk kita semua. . Pengumuman Kelulusan: &#8211; Hari : Senin, 6 Mei 2024 &#8211; Pukul : 18.00 wita. &#8211; Pengumuman Kelulusan akan disampaikan melalui web SMAN 5. https://sman5samarinda.sch.id lalu klik login &#8211; Input &#8230; ]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<h3 style="text-align: center;">PENGUMUMAN KELULUSAN</h3>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="wp-image-11954 aligncenter" src="https://sman5samarinda.sch.id/wp-content/uploads/2024/05/SK-Kelulusan-2024_page-0001-212x300.jpg" alt="" width="544" height="770" srcset="https://sman5samarinda.sch.id/wp-content/uploads/2024/05/SK-Kelulusan-2024_page-0001-212x300.jpg 212w, https://sman5samarinda.sch.id/wp-content/uploads/2024/05/SK-Kelulusan-2024_page-0001-724x1024.jpg 724w, https://sman5samarinda.sch.id/wp-content/uploads/2024/05/SK-Kelulusan-2024_page-0001-768x1086.jpg 768w, https://sman5samarinda.sch.id/wp-content/uploads/2024/05/SK-Kelulusan-2024_page-0001-1086x1536.jpg 1086w, https://sman5samarinda.sch.id/wp-content/uploads/2024/05/SK-Kelulusan-2024_page-0001-600x849.jpg 600w, https://sman5samarinda.sch.id/wp-content/uploads/2024/05/SK-Kelulusan-2024_page-0001.jpg 1241w" sizes="(max-width: 544px) 100vw, 544px" /></p>
<p>Assalamualaikum wr wb</p>
<p>Kepada seluruh siswa-siswi kelas XII MIPA &amp; IPS</p>
<p>Salam sehat dan sejahtera untuk kita semua. .</p>
<p>Pengumuman Kelulusan:<br />
&#8211; Hari : Senin, 6 Mei 2024<br />
&#8211; Pukul : 18.00 wita.<br />
&#8211; Pengumuman Kelulusan akan disampaikan melalui web SMAN 5. https://sman5samarinda.sch.id lalu klik <strong>login</strong><br />
&#8211; Input dan pasword menggunakan NISN siswa.</p>
<p>Pengambilan Rapot &amp; SKL sebagai berikut:<br />
<strong>&#8211; Kelas XII MIPA 1 &#8211; 2</strong><br />
Hari :Selasa, 7 Mei 2024<br />
Waktu: 08.00 &#8211; 09.30<br />
<strong>&#8211; Kelas XII MIPA 3 &#8211; 4</strong><br />
Hari : Selasa, 7 Mei 2024<br />
Waktu: 10.30 &#8211; 12.00<br />
<strong>&#8211; Kelas XII MIPA 5 &#8211; 6</strong><br />
Hari :Selasa, 7 Mei 2024<br />
Waktu: 13.00 &#8211; 14.30<br />
<strong>&#8211; Kelas XII IPS 1 &#8211; 2</strong><br />
Hari : Rabu, 8 Mei 2024<br />
Waktu: 08.00 &#8211; 09.30<br />
<strong>&#8211; Kelas XII IPS 3 &#8211; 4</strong><br />
Hari : Rabu, 8 Mei 2024<br />
Waktu: 10.30 &#8211; 12.00<br />
&#8211; Pengambilan Rapot dan SKL langsung ke Wali Kelas masing-masing.</p>
<p>Syarat-syarat pengambilan rapot dan SKL adalah sbb:<br />
1. Memakai seragam sekolah lengkap.<br />
2. Menyerahkan bukti bebas pinjaman dari perpustakaan.<br />
3. Membawa buku rapot masing-masing.<br />
4. Datang tepat waktu sesuai jadwal.<br />
5. Jika tidak memenuhi syarat 1 &#8211; 4 maka pengambilan Rapot &amp; SKL tidak dilayani.</p>
<p>Terima kasih atas perhatian dan kerjasamanya.</p>
<p>SMA 5:<br />
Bahagia<br />
Berkarakter<br />
Sukses luar biasa</p>
<p>Wassalamu&#8217;alaikum wr wb.<br />
Semangat 💪</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://sman5samarinda.sch.id/pengumuman-kelulusan-kelas-xii-tahun-ajaran-2023-2024/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">11953</post-id>	</item>
		<item>
		<title>SENAM MASAL DI LAPANGAN SEKOLAH</title>
		<link>https://sman5samarinda.sch.id/senam-masal-di-lapangan-sekolah/</link>
					<comments>https://sman5samarinda.sch.id/senam-masal-di-lapangan-sekolah/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Nayya]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 26 Mar 2024 04:02:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Umum]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sman5samarinda.sch.id/?p=11868</guid>

					<description><![CDATA[Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) bersama Wahana Visi Indonesia (WVI) dalam rangka peringatan Hari Pendidikan Nasional menyuarakan kembali mengenai pentingnya Penguatan Pendidikan Karakter (PPK). Arie Budhiman selaku staf ahli Mendikbud bidan Pembangunan Karakter dalam konfersi pers (3/5/2018) mengungkapkan bahwa ia mengapresiasi berbagai upaya yang telah dilakukan semacam WVI dalam menguatkan &#8230; ]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) bersama Wahana Visi Indonesia (WVI) dalam rangka peringatan Hari Pendidikan Nasional menyuarakan kembali mengenai pentingnya Penguatan Pendidikan Karakter (PPK).</p>



<p>Arie Budhiman selaku staf ahli Mendikbud bidan Pembangunan Karakter dalam konfersi pers (3/5/2018) mengungkapkan bahwa ia mengapresiasi berbagai upaya yang telah dilakukan semacam WVI dalam menguatkan karakter generasi bangsa di setiap wilayah Indonesia. Untuk meneruskan amanat mengenai ‘Revolusi Mental’, hal ini akan terus disinergikan.</p>



<p>Nurman Siagian selaku Koordinator Program Pendidikan WVI juga mengungkapkan mengenai Program Pendidikan Karakter telah memberi dampak kepada 295 sekolah yang telah diberlakukan di 17 wilayah di Indonesia. Penerapan program tersebut telah disesuaikan berdasarkan konteks budaya, agama, dan lingkungan asal mereka tinggal.</p>



<p>Nurman juga menambahkan bahwa WVI telah menerapkan ‘sekolah hijau’ di Sambas yang mengajarkan anak-anak untuk cinta kepada lingkungan. Contoh yang telah mengedepankan nilai budaya adalah di Ngada. Fokus layanan WVI adalah kepada anak-anak, untuk itu semua upaya dilakukan bersama dengan pemerintah, masyarakat, dan juga anak-anak itu sendiri.</p>



<p>Masyarakat menjadi unsur terpenting yang dapat mendukung keberhasilan pendidikan karakter. Sedangkan elemen pendukung yang menunjang keberhasilan pendidikan karakter adalah tokoh agama, Kepala Sekolah, guru atau tenaga pendidik, tokoh masyarakat, dan keluarga.</p>



<p>Seperti yang telah diungkapkan oleh salah satu guru sekolah SDN 07 Sasak, Yostina, yang turut menghadiri pertemuan tersebut bahwa sekolah tempatnya mengajar, SDN 07 Sasak, telah menerapkan kurikulum ‘Sekolah Hijau’ yang memberikan perubahan cara dalam mengajar.</p>



<p>Di Kecamatan Sajingan Besar terjadi peningkatan nilai ujian menjadi yang paling tinggi, anak mulai memiliki partisipasi yang besar untuk bersekolah, dan tenaga pengajar juga menjadi lebih kreatif dalam memberikan pelajaran kepada murid. Bahkan SDN 07 Sasak menyabet penghargaan MDG’s Award pada tahun 2019.</p>



<p>Salah seorang pemerhati pendidikan Indonesia, Najeela Shihab, mengungkapkan mengenai keberlanjutan pendidikan karakter yang merupakan proses dalam jangka waktu yang berkelanjutan. Pendidikan karakter tidak bisa hanya didapatkan di sekolah, namun juga keluarga terutama orang tua memiliki peranan penting.</p>



<p>Selain itu faktor lingkungan mencakup masyarakat, penggerak lingkungan, serta tokoh agama juga turut andil dalam menerapkan pendidikan karakter ini. Hal ini dikarenakan upaya mencerdaskan anak harus dimulai dari dini dan berkaitan dengan lingkungan tempat tinggalnya yang juga memengaruhi.</p>



<p>Indonesia merupakan negara yang besar dan memiliki banyak sekali budaya dan perbedaan lain di dalamnya. Dengan pembelajaran Pendidikan Karakter Kontekstual, diharapkan generasi muda dapat menjadi pribadi yang memiliki keterampilan dan kecerdasan serta karakter nilai toleransi untuk bisa mengarungi kehidupan berbineka tunggal ika.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://sman5samarinda.sch.id/senam-masal-di-lapangan-sekolah/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">11868</post-id>	</item>
		<item>
		<title>SMALA MEMBATIK</title>
		<link>https://sman5samarinda.sch.id/childrens-social-service-referrals-from-schools-soar-to-record-high/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Nayya]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 18 May 2022 09:14:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Umum]]></category>
		<category><![CDATA[SEO]]></category>
		<category><![CDATA[ThimPress]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://demo.thimpress.com/eduma/?p=128</guid>

					<description><![CDATA[Secara etimologi istilah batik berasal dari Bahasa jawa, yaitu ambatik. Amba artinya kain yang lebar sedangkan kata titik atau matik merupakan kata kerja yang artinya membuat titik. Jadi disimpulkan batik adalah titik-titik ysng Digambar pada media kain yang lebar sehingga menghasilkan pola-pola yang indah. Kali ini kita akan melihat karya &#8230; ]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Secara etimologi istilah batik berasal dari Bahasa jawa, yaitu ambatik. Amba artinya kain yang lebar sedangkan kata titik atau matik merupakan kata kerja yang artinya membuat titik. Jadi disimpulkan batik adalah titik-titik ysng Digambar pada media kain yang lebar sehingga menghasilkan pola-pola yang indah. Kali ini kita akan melihat karya batik tulis pelajar SMA Negeri 5 Samarinda.</p>
<p>Kegiatan membatik di Smala tercetus saat hari batik pada tahun 2022, saat itu diikuti ratusan pelajar perwakilan tiap kelas, masing-masing mereka diminta untuk membuat batik tulis seukuran sapu tangan. Selain batik tulis juga pelajar yang lain diminta membuat ecoprint dan jumputan.</p>
<p>Ternyata diluar ekspektasi para pengunjung antusias di ruang batik, para pejabat mengusulkan kepada Kepala Sekolah agar membuat batik tulis ukuran untuk baju guru dulu kemudian masing-masing pelajar membuat baju batik. Kepala SMAN 5 Samarinda yaitu Bapak H. Budiono, S.Pd., M.Pd. menunjuk  penanggung jawab di ruang batik adalah bu Dina shanty sasmita, S.Pd dan Bu Gusri HT, S.Pd untuk menjawab tantangan tersebut.</p>
<p>Bu Gusri sebagai guru matematika yang inovatif pun merancang desain batik tulis tema rumus matematika, kemudian diikuti Bu Dina yang membuat batik motif kaltim, Bu Siti Suleha dan Pak Ahmad dengan motif IT serta guru-guru yang lain. Kepala sekolah pun antusias membuat batiknya sendiri bahkan ikut menyiapkan andangan dengan mengergaji bambu untuk mewarnai batik.</p>
<p>Di SMAN 5 Samarinda menggunakan kurikulum Merdeka dan menerapkan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila pada kelas X dengan tema kearifan lokal yang ada di Kalimantan Timur yaitu Batik sebagai bentuk kepedulian dan menumbuhkan rasa cinta terhadap budaya lokal.</p>
<p>Durasi menyelesaikan 700 lembar kain batik yang bagi dalam 2 angkatan yaitu 2022 dan 2023 masing-masing dilaksanakan 4 bulan dikarenakan beberapa kendala. Karena Tim yang solid dan support yang luar biasa dari bapak Kepsek sehingga sesuatu yang hanya mimpi menjadi nyata.</p>
<p>Projek batik ini kami bekerja sama dengan mitra sekolah yaitu LPK Atiiqna Batik Baqadoet yaitu Lembaga yang sepak terjangnya dalam dunia batik sudah sampai terpilih menjadi pendesain motif batik IKN.</p>
<p>Berikut tahap membatik</p>
<ol>
<li>Merancang motif batik di kertas A4</li>
</ol>
<p>Peserta didik diberi kebebasan dalam berkreasi menggambar desain batik yang mereka inginkan di kertas A4 menggunakan pensil 2B kemudian ditebalkan dengan spidol.x</p>
<ol start="2">
<li>Mencuci kain batik mori jenis primisima</li>
</ol>
<p>Beberapa jenis kain putih yang dapat digunakan untuk membatik salah satunya kain primisima. Kain sebaiknya dicuci dengan sabun dn dibilas air bersih untuk menghilangkan lilin agar saat pewarnaan dapat meresap sempurna pada kain.</p>
<ol start="3">
<li>Menggambar motif dikain</li>
</ol>
<p>Desain batik yang telah jadi dikertas diletakkan dibawa kain kemudia Digambar mengikuti alurnya dengan pensil 2B.</p>
<ol start="4">
<li>Mencanting Kain</li>
</ol>
<p>Mencairkan lilin malam di kompor menggunakan wajan khusus batik. Lilin cair tersebut menggunakan canting dengan tangan kanan dan posisi canting 45<sup>o</sup> dan kain di tangan kiri membentuk mangkok dibawah kain posisi 45<sup>o</sup> juga. Kemudian kain dibentangkan di andangan.</p>
<ol start="5">
<li>Mewarnai Batik</li>
</ol>
<p>Dengan menggunakan kuas dari spons yang ujungnya dibuat runcing dan bahan pewarna remashol yang telah diracik dengan air, batik kemudia diwarnai sesuai yang diinginkan baik dengan Teknik warna dalam luar maupun gradasi Sebagian maupun keseluruhan.</p>
<ol start="6">
<li>Waterglass</li>
</ol>
<p>Setelah kain dirasa kering kemudian diberi waterglass secara merata tujuannya untuk mengunci warna. Lanjut kain dilipat dan simpan pada plastik bersih semalaman yaitu proses bacem.</p>
<ol start="7">
<li>Lorod</li>
</ol>
<p>Kain dibilas sampai warna air bilasan mendekati bening sambil merebus air hingga mendidih, Kemudian rebus kain untuk melepaskan lilin dari kain, cuci menggunakan sabun dan bilas sampai bersih dan dijemur. Kain sudah jadi.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">128</post-id>	</item>
		<item>
		<title>UPACARA BENDERA 17 AGUSTUS 2023</title>
		<link>https://sman5samarinda.sch.id/our-classes/</link>
					<comments>https://sman5samarinda.sch.id/our-classes/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Nayya]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 17 May 2022 03:59:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Umum]]></category>
		<category><![CDATA[Designer]]></category>
		<category><![CDATA[ThimPress]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://educationwp.thimpress.com/thim-3/?p=4517</guid>

					<description><![CDATA[Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) bersama Wahana Visi Indonesia (WVI) dalam rangka peringatan Hari Pendidikan Nasional menyuarakan kembali mengenai pentingnya Penguatan Pendidikan Karakter (PPK). Arie Budhiman selaku staf ahli Mendikbud bidan Pembangunan Karakter dalam konfersi pers (3/5/2018) mengungkapkan bahwa ia mengapresiasi berbagai upaya yang telah dilakukan semacam WVI dalam menguatkan &#8230; ]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) bersama Wahana Visi Indonesia (WVI) dalam rangka peringatan Hari Pendidikan Nasional menyuarakan kembali mengenai pentingnya Penguatan Pendidikan Karakter (PPK).</p>
<p>Arie Budhiman selaku staf ahli Mendikbud bidan Pembangunan Karakter dalam konfersi pers (3/5/2018) mengungkapkan bahwa ia mengapresiasi berbagai upaya yang telah dilakukan semacam WVI dalam menguatkan karakter generasi bangsa di setiap wilayah Indonesia. Untuk meneruskan amanat mengenai ‘Revolusi Mental’, hal ini akan terus disinergikan.</p>
<p>Nurman Siagian selaku Koordinator Program Pendidikan WVI juga mengungkapkan mengenai Program Pendidikan Karakter telah memberi dampak kepada 295 sekolah yang telah diberlakukan di 17 wilayah di Indonesia. Penerapan program tersebut telah disesuaikan berdasarkan konteks budaya, agama, dan lingkungan asal mereka tinggal.</p>
<p>Nurman juga menambahkan bahwa WVI telah menerapkan ‘sekolah hijau’ di Sambas yang mengajarkan anak-anak untuk cinta kepada lingkungan. Contoh yang telah mengedepankan nilai budaya adalah di Ngada. Fokus layanan WVI adalah kepada anak-anak, untuk itu semua upaya dilakukan bersama dengan pemerintah, masyarakat, dan juga anak-anak itu sendiri.</p>
<p>Masyarakat menjadi unsur terpenting yang dapat mendukung keberhasilan pendidikan karakter. Sedangkan elemen pendukung yang menunjang keberhasilan pendidikan karakter adalah tokoh agama, Kepala Sekolah, guru atau tenaga pendidik, tokoh masyarakat, dan keluarga.</p>
<p>Seperti yang telah diungkapkan oleh salah satu guru sekolah SDN 07 Sasak, Yostina, yang turut menghadiri pertemuan tersebut bahwa sekolah tempatnya mengajar, SDN 07 Sasak, telah menerapkan kurikulum ‘Sekolah Hijau’ yang memberikan perubahan cara dalam mengajar.</p>
<p>Di Kecamatan Sajingan Besar terjadi peningkatan nilai ujian menjadi yang paling tinggi, anak mulai memiliki partisipasi yang besar untuk bersekolah, dan tenaga pengajar juga menjadi lebih kreatif dalam memberikan pelajaran kepada murid. Bahkan SDN 07 Sasak menyabet penghargaan MDG’s Award pada tahun 2019.</p>
<p>Salah seorang pemerhati pendidikan Indonesia, Najeela Shihab, mengungkapkan mengenai keberlanjutan pendidikan karakter yang merupakan proses dalam jangka waktu yang berkelanjutan. Pendidikan karakter tidak bisa hanya didapatkan di sekolah, namun juga keluarga terutama orang tua memiliki peranan penting.</p>
<p>Selain itu faktor lingkungan mencakup masyarakat, penggerak lingkungan, serta tokoh agama juga turut andil dalam menerapkan pendidikan karakter ini. Hal ini dikarenakan upaya mencerdaskan anak harus dimulai dari dini dan berkaitan dengan lingkungan tempat tinggalnya yang juga memengaruhi.</p>
<p>Indonesia merupakan negara yang besar dan memiliki banyak sekali budaya dan perbedaan lain di dalamnya. Dengan pembelajaran Pendidikan Karakter Kontekstual, diharapkan generasi muda dapat menjadi pribadi yang memiliki keterampilan dan kecerdasan serta karakter nilai toleransi untuk bisa mengarungi kehidupan berbineka tunggal ika.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://sman5samarinda.sch.id/our-classes/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">4517</post-id>	</item>
		<item>
		<title>KEGIATAN OSNK DI LAB KOMPUTER</title>
		<link>https://sman5samarinda.sch.id/the-importance-of-higher-education/</link>
					<comments>https://sman5samarinda.sch.id/the-importance-of-higher-education/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Nayya]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 07 Mar 2022 04:04:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Umum]]></category>
		<category><![CDATA[Designer]]></category>
		<category><![CDATA[ThimPress]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://educationwp.thimpress.com/thim-3/?p=4513</guid>

					<description><![CDATA[Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) bersama Wahana Visi Indonesia (WVI) dalam rangka peringatan Hari Pendidikan Nasional menyuarakan kembali mengenai pentingnya Penguatan Pendidikan Karakter (PPK). Arie Budhiman selaku staf ahli Mendikbud bidan Pembangunan Karakter dalam konfersi pers (3/5/2018) mengungkapkan bahwa ia mengapresiasi berbagai upaya yang telah dilakukan semacam WVI dalam menguatkan &#8230; ]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) bersama Wahana Visi Indonesia (WVI) dalam rangka peringatan Hari Pendidikan Nasional menyuarakan kembali mengenai pentingnya Penguatan Pendidikan Karakter (PPK).</p>



<p>Arie Budhiman selaku staf ahli Mendikbud bidan Pembangunan Karakter dalam konfersi pers (3/5/2018) mengungkapkan bahwa ia mengapresiasi berbagai upaya yang telah dilakukan semacam WVI dalam menguatkan karakter generasi bangsa di setiap wilayah Indonesia. Untuk meneruskan amanat mengenai ‘Revolusi Mental’, hal ini akan terus disinergikan.</p>



<p>Nurman Siagian selaku Koordinator Program Pendidikan WVI juga mengungkapkan mengenai Program Pendidikan Karakter telah memberi dampak kepada 295 sekolah yang telah diberlakukan di 17 wilayah di Indonesia. Penerapan program tersebut telah disesuaikan berdasarkan konteks budaya, agama, dan lingkungan asal mereka tinggal.</p>



<p>Nurman juga menambahkan bahwa WVI telah menerapkan ‘sekolah hijau’ di Sambas yang mengajarkan anak-anak untuk cinta kepada lingkungan. Contoh yang telah mengedepankan nilai budaya adalah di Ngada. Fokus layanan WVI adalah kepada anak-anak, untuk itu semua upaya dilakukan bersama dengan pemerintah, masyarakat, dan juga anak-anak itu sendiri.</p>



<p>Masyarakat menjadi unsur terpenting yang dapat mendukung keberhasilan pendidikan karakter. Sedangkan elemen pendukung yang menunjang keberhasilan pendidikan karakter adalah tokoh agama, Kepala Sekolah, guru atau tenaga pendidik, tokoh masyarakat, dan keluarga.</p>



<p>Seperti yang telah diungkapkan oleh salah satu guru sekolah SDN 07 Sasak, Yostina, yang turut menghadiri pertemuan tersebut bahwa sekolah tempatnya mengajar, SDN 07 Sasak, telah menerapkan kurikulum ‘Sekolah Hijau’ yang memberikan perubahan cara dalam mengajar.</p>



<p>Di Kecamatan Sajingan Besar terjadi peningkatan nilai ujian menjadi yang paling tinggi, anak mulai memiliki partisipasi yang besar untuk bersekolah, dan tenaga pengajar juga menjadi lebih kreatif dalam memberikan pelajaran kepada murid. Bahkan SDN 07 Sasak menyabet penghargaan MDG’s Award pada tahun 2019.</p>



<p>Salah seorang pemerhati pendidikan Indonesia, Najeela Shihab, mengungkapkan mengenai keberlanjutan pendidikan karakter yang merupakan proses dalam jangka waktu yang berkelanjutan. Pendidikan karakter tidak bisa hanya didapatkan di sekolah, namun juga keluarga terutama orang tua memiliki peranan penting.</p>



<p>Selain itu faktor lingkungan mencakup masyarakat, penggerak lingkungan, serta tokoh agama juga turut andil dalam menerapkan pendidikan karakter ini. Hal ini dikarenakan upaya mencerdaskan anak harus dimulai dari dini dan berkaitan dengan lingkungan tempat tinggalnya yang juga memengaruhi.</p>



<p>Indonesia merupakan negara yang besar dan memiliki banyak sekali budaya dan perbedaan lain di dalamnya. Dengan pembelajaran Pendidikan Karakter Kontekstual, diharapkan generasi muda dapat menjadi pribadi yang memiliki keterampilan dan kecerdasan serta karakter nilai toleransi untuk bisa mengarungi kehidupan berbineka tunggal ika.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://sman5samarinda.sch.id/the-importance-of-higher-education/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">4513</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
