SMAN 5 SAMARINDA

Beriman Kreatif Berprestasi

SMAN 5 SAMARINDA - Beriman Kreatif Berprestasi

Peserta Implementasi Kurikulum 2013

Bersama ini kami sampaikan daftar peserta Implementasi Kurikulum 2013 SMA/SMK Samarinda yang akan dilaksanakan pada tanggal 15 Agustus 2014 sampai dengan tanggal 19 Agustus 2014 bertempat di SMAN 5 Samarinda :

>> Ruang Kelas = 8 Kelas
>> Jumlah mata pelajaran = 8 mata pelajaran

1. PJOK (B)
Download daftar peserta : disini
Download daftar hadir peserta tanggal : disini
2. SBK (C)
Download daftar peserta : disini
3. MATEMATIKA (D)
Download daftar peserta : disini
4. BK (Q)
Download daftar peserta : disini
5. PPKN (R)
Download daftar peserta : disini
6. PRAKARYA (S)
Download daftar peserta : disini
7. B. INDONESIA (T)
Download daftar peserta : disini
8. B. INGGRIS (U)
Download daftar peserta : disini
Download daftar hadir peserta tanggal : disini

Berikut ini adalah surat undangan peserta diklat kurikulum 2013 download disini

Jadwal Program Pelatihan Guru Sasaran SMA Implementasi Kurikulum 2013 Kota Samarinda 15 s/d 19 Agustus 2014 download disini

Terima Kasih.

Perkuat Eksistensi Bangsa Melalui Bahasa Indonesia

kemdikbud logo_12Bogor, Kemdikbud — Indonesia adalah satu-satunya negara di dunia yang memiliki Pusat Pengembangan Strategi dan Diplomasi Kebahasaan. Hal ini berarti bahwa negara kita menempatkan bahasa pada posisi strategis yang sangat penting.

Setidaknya, ada tiga hal yang menjadi tugas pokok unit kerja yang bernaung di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) ini. Pertama adalah fungsi strategi yang berarti membuat berbagai upaya untuk melestarikan dan mempertahankan bahasa Indonesia dan juga bahasa derah. “Termasuk meningkatkan perannya di dalam negeri maupun di dunia internasional,” ujar kepala Pusat Pengembangan Strategi dan Diplomasi Kebahasaan, Rusdi, di Sentul, Jawa Barat (08/08/2014).

Kedua, dari sisi diplomasi untuk mengupayakan bahasa Indonesia menjadi bahasa pengantar di PBB. Hal ini sangat beralasan kuat mengingat bahasa Indonesia terbukti mampu menyatukan keragaman etnik, budaya, dan bahasa yang ada di seluruh wilayah Indonesia. “Ini yang kita upayakan sangat strategis di tingkat diplomasi di samping memasyarakatkan bahasa Indonesia kepada dunia internasional,” ujarnya.

Makna lainnya adalah semakin banyak masyarakat di dunia mengucapkan bahasa Indonesia, semakin dikenal Indonesia, berarti semakin kuat pula eksistensi negara Indonesia di dunia ini. Paling tidak, jika seseorang sudah menggunakan bahasa Indonesia berarti dia sudah ingat negara itu. “Ini sudah strategis sekali posisi Indonesia di dunia,” katanya.

Tugas memiliki Pusat Pengembangan Strategi dan Diplomasi Kebahasaan lainnya adalah menjadi pusat pelatihan bahasa termasuk pengembangannya menjadi sentral penerjemahan dokumen negara. Rusdi berharap bahasa Indonesia dan bahasa daerah akan semakin terjaga sebagai alat pemersatu bangsa dan juga sebagai alat diplomasi.  Tidak saja wilayah yang harus dipertahankan, tetapi juga budaya dan bahasanya. (Arifah)